Rumusdan cara membuat tabel distribusi Relatif dan Kumulatif menggunakan Ms. Excel lebih mudah dan cepatOffice Version : 2016Windows : Win 7=====
Distribusi frekuensi adalah susunan data yang telah dikelompokkan menurut kategori tertentu dalam sebuah tabel yang disertai dengan frekuensi yang sesuai. Tujuannya untuk mengatur data mentah belum dikelompokkan kedalam bentuk yang lebih rapi tanpa mengurangi inti informasi yang ada. Macam Distribusi Frekuensi Distribusi frekuensi terdiri dari dua yaitu Distribusi Frekuensi Kualitatif/Kategori Distribusi Frekuensi kualitatif adalah istribusi frekuensi pengelompokkan datanya disusun dalam bentuk kata-kata. Distribusi Frekuensi Kuantitatif/Numerik Distribusi frekuensi kuantitatif merupakan distribusi frekuensi pengelompokkan datanya disusun berdasarkan angka. Penerapannya berupa tabel distribusi data kelompok dan tabel distribusi data tunggal. Tabel Distribusi Frekuensi Tabel distribusi frekuensi adalah alat penyajian data statistika yang berbentuk kolom dan baris yang didalamya terdapat susunan data yang telah dikelompokkan menurut kategori tertentu. Macam-macam tabel distribusi frekuensi Tabel Distribusi Frekuensi Data Tunggal Tabel Distribusi Frekuensi Data Kelompok Tabel Distribusi Frekuensi Relatif Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif Tabel Distribusi Frekuensi Relatif-Kumulatif Tabel Distribusi Frekuensi Data Tunggal Tabel distribusi frekuensi data tunggal adalah jenis tabel distribusi frekuensi yang di dalamnya disajikan anggka-angka yang tidak dikelompokkan. Contoh Nilai Ujian Matematika 45 orang Mahasiswa adalah sebagai berikut \[100, 80, 90, 90, 90, 80, 80, 90, 90, 100,\\ 100, 90, 80, 70, 60, 80, 90, 60, 60, 70,\\ 90, 90, 70, 80, 90, 90, 90, 80, 80, 80,\\ 70, 70, 90, 90, 60, 90, 80, 70, 90, 90,\\ 80, 80, 80, 80, 70\] Berikut ini adalah langka-langkah membuat tabel distribusi frekuensi data tunggal. Urutkan data dari nilai terbesar ke terkecil. \[60, 60, 60, 70, 70, 70, 70, 70, 70, 70,\\ 80, 80, 80, 80, 80, 80, 80, 80, 80, 80,\\ 80, 80, 80, 80, 80, 90, 90, 90, 90, 90,\\ 90, 90, 90, 90, 90, 90, 90, 90, 90, 90,\\ 90, 90, 90, 100, 100, 100\] Buat kategori dalam satu kolom kemudian hitung angka-angka disetiap kategori dalam bentuk Tally Tabel. Nilai Tally Frekuensi 60 \\ 3 70 \\cancel{}\;\ 7 80 \\cancel{}\;\cancel{}\;\cancel{}\ 15 90 \\cancel{}\;\cancel{}\;\cancel{}\;\ 17 100 \\ 3 Membuat tabel distribusi frekuensi dengan cara memindahkan hasil langkah ke-2 pada tally tabel dan beserta frekuensinya. Tabel Distribusi Frekuensi Data Tunggal Nilai Frekuensi 60 3 70 7 80 15 90 17 100 3 Tabel Distribusi Frekuensi Data Kelompok Tabel Distribusi Frekuensi Data Kelompok adalah jenis tabel distribusi frekuensi yang di dalamnya disajikan data berupa angka-angka yang dikelompokkan. Contoh Data Berat Badan Kg 50 Mahasiswa Statistika \[75, 52, 67, 55, 53, 58, 59, 58, 43, 45\\ 48, 50, 44, 60, 55, 48, 50, 65, 48, 52\\ 54, 56, 65, 58, 43, 43, 60, 51, 55, 53\\ 55, 61, 63, 70, 71, 49, 51, 62, 63, 64\\ 65, 54, 52, 49, 50, 51, 63, 66, 67, 71\] Berikut ini adalah langka-langkah membuat tabel distribusi frekuensi data kelompok. Tentukan nilai terendah dan tertinggi dari data yang sudah diurutkan sebelumnya. Pada contoh data diatas, didapatkan nilai tertinggi dan terendah sebagai berikut Nilai Tertinggi = 75 Nilai Terendah = 43 Menghitung range rentang atau jangkauan. Rumus range \R\ sebagai berikut \[R = \text{Nilai terbesar} - \text{Nilai terkecil}\] Pada contoh diatas didapat nilai range sebagai berikut \[\begin{aligned}R &= 75 - 43\\ &= 32\end{aligned}\] Menghitung jumlah kelas Jumlah kelas \k\ dalam tabel distribusi frekuensi yaitu banyak baris/kelas data yang telah dikelompokkan, jika pada datanya ada 5 kelas data maka dalam tabel ada 5 kelas kelompok data. Jumlah kelas \k\ dapat ditentukan dengan rumus sebagai berikut \[k = 1 + 3\text{,}3 \log n\] dimana \n\ adalah banyaknya data. Pada contoh diperoleh \[\begin{aligned}k &= 1 + 3\text{,}3 \log {50}\\ &= 6\text{,}61\\ &\approx 7\end{aligned}\] Maka Jumlah kelas yang dapat dibuat adalah minimal 7 kelas atau 7 baris. Menghitung panjang kelas/lebar kelas/Interval Kelas \I\ dengan rumus sebagai berikut. \[\begin{aligned}I &= \frac{R}{k}\\ &= \frac{32}{7}\\ &= 4\text{,}57\\ &\approx 5\end{aligned}\] Tentukan nilai batas bawah kelas pada kelas pertama. Untuk data diatas nilai batas bawah adalah 41. Membuat tabel distribusi frekuensi dengan mengisi kolom interval dan kolom frekuensi setiap interval kelas. Berat Badan Kg Frekuensi 41 - 45 5 46 - 50 8 51 - 55 14 56 - 60 7 61 - 65 9 66 - 70 4 71 - 75 3 \\sum f_i\ 50 Tabel Distribusi Frekuensi Relatif Tabel distribusi frekuensi relatif merupakan tabel distribusi frekuensi yang dinyatakan dalam bentuk persentase. Dapat diperoleh dengan rumus berikut. Frekuensi relatif kelas interval ke-\i\ adalah \[f_{ri} = \frac{f_i}{\sum f_i} \times 100 \%\] Langkah-langkah membuat Tabel Distribusi Frekuensi Relatif sebagai berikut Buat Tabel Distribusi Data Kelompok seperti tabel diatas. Hitung persentase frekuensi masing-masing kelas atau frekuensi relatifnya. Pada data berat badan Kg 50 Mahasiswa Statistika diatas diperoleh sebagai berikut \[\begin{aligned} f_{r1} &= \frac{5}{50} \times 100 \% = 10 \% \\ f_{r2} &= \frac{8}{50} \times 100 \% = 16 \% \\ f_{r3} &= \frac{14}{50} \times 100 \% = 28 \% \\ f_{r4} &= \frac{7}{50} \times 100 \% = 14 \% \\ f_{r5} &= \frac{9}{50} \times 100 \% = 18 \% \\ f_{r6} &= \frac{4}{50} \times 100 \% = 8 \% \\ f_{r7} &= \frac{3}{50} \times 100 \% = 6 \% \\ \end{aligned}\] Buat tabel distribusi frekuensi relatif dengan memindahkan hasil pada langkah ke-2 untuk nilai frekuensi relatifnya. Berat Badan Kg Frekuensi Frekuensi Relatif 41 - 45 5 10% 46 - 50 8 16% 51 - 55 14 28% 56 - 60 7 14% 61 - 65 9 18% 66 - 70 4 8% 71 - 75 3 6% \\sum f_i\ 50 100% Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif Frekuensi kumulatif dari suatu tabel adalah frekuensi yang dapat menunjukkan jumlah frekuensi yang terletak diatas / dibawah suatu nilai tertentu dalam satu interval kelas. Tabel distribusi frekuensi kumulatif adalah frekuensi tiap kelasnya disusun berdasarkan frekuensi kumulatif. Langkah-langkah membuat tabel distribusi kumulatif sebagai berikut Buat tabel distribusi frekuensi data kelompok. Kelas Interval Frekuensi 41 - 45 5 46 - 50 8 51 - 55 14 56 - 60 7 61 - 65 9 66 - 70 4 71 - 75 3 Tentukan nilai tengah dari interval kelas dari kelas pertama sampai kelas ke-7. Kelas Interval Nilai Tengah Frekuensi 41 - 45 42,5 5 46 - 50 47,5 8 51 - 55 52,5 14 56 - 60 57,5 7 61 - 65 62,5 9 66 - 70 67,5 4 71 - 75 72,5 3 Tentukan batas kelas. Batas kelas ada dua yaitu batas kelas atas dan batas kelas bawah. Cara menentukannya untuk batas kelas bawah dikurangi 0,5 , untuk batas kelas atas ditambah 0,5. Contoh Kelas Interval Batas Kelas Nilai Tengah 41 - 45 40,5 - 45,5 42,5 46 - 50 45,5 - 50,5 47,5 51 - 55 50,5 - 55,5 52,5 56 - 60 55,5 - 60,5 57,5 61 - 65 60,5 - 65,5 62,5 66 - 70 65,5 - 70,5 67,5 71 - 75 70,5 - 75,5 72,5 Tentukan frekuensi kumulatif untuk baris pertama sama dengan nilai frekuensi baris pertama, sedangkan untuk baris kedua penjumlahan dari nilai frekuensi kumulatif baris pertama dengan baris kedua pada nilai frekuensi, untuk baris ketiga penjumlahan dari baris kedua frekuensi kumulatif dengan baris ketiga nilai frekuensi dan seterusnya. Kelas Interval Frekuensi Frekuensi Kumulatif \F_k\ 41 - 45 5 5 46 - 50 8 13 51 - 55 14 27 56 - 60 7 34 61 - 65 9 43 66 - 70 4 47 71 - 75 3 50 Selanjutnya buat tabel distribusi frekuensi kumulatif sebagai berikut Dalam penyajian tabel distribusi kumulatif dapat disajikan dalam dua bentuk yaitu Untuk frekuensi kurang dari \F_k \leq\ sama dengan nilai tepi atas kelas Untuk frekuensi kurang dari \F_k \geq\ sama dengan nilai tepi bawah kelas Berikut contoh penyajian tabel distribusi frekuensi kumulatif kurang dari \F_k \leq\ dan lebih dari \F_k \geq\ penjabaran dari tabel sebelumnya. Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif Lebih Dari dan Kurang Dari Kelas Interval Frekuensi Frekuensi Kumulatif \F_k \leq\ Frekuensi Kumulatif \F_k \geq\ 41 - 45 5 5 50 46 - 50 8 13 45 51 - 55 14 27 37 56 - 60 7 34 23 61 - 65 9 43 16 66 - 70 4 47 7 71 - 75 3 50 3 Tabel Distribusi Frekuensi Relatif-Kumulatif Tabel distribusi frekuensi relatif-kumulatif adalah gabungan dari distribusi frekuensi relatif dan kumulatif yang mana nilai frekuensi kumulatif diubah menjadi frekuensi relatif. Contoh penerapan Tabel distribusi frekuensi relatif-kumulatif sebagai berikut. Langkah-langkah pengerjaannya gabungan dari frekuensi kumulatif dan frekuensi relatif. Pada frekuensi relatif-kumulatif nilai frekuensi kumulatif dibagi dengan jumlah frekuensi lalu dikalikan 100%. Sehingga diperoleh tabel sebagai berikut \[\begin{aligned} F_{rk1} &= \frac{5}{50} \times 100 \% = 10 \% \\ F_{rk2} &= \frac{13}{50} \times 100 \% = 26 \% \\ F_{rk3} &= \frac{27}{50} \times 100 \% = 54 \% \\ F_{rk4} &= \frac{34}{50} \times 100 \% = 68 \% \\ F_{rk5} &= \frac{43}{50} \times 100 \% = 86 \% \\ F_{rk6} &= \frac{47}{50} \times 100 \% = 94 \% \\ F_{rk7} &= \frac{50}{50} \times 100 \% = 100 \% \\ \end{aligned}\] Kelas Interval Frekuensi Frekuensi Kumulatif\F_k \leq\ Frekuensi Relatif Kumulatif\F_{rk} \leq\ 41 - 45 5 5 10% 46 - 50 8 13 26% 51 - 55 14 27 54% 56 - 60 7 34 68% 61 - 65 9 43 86% 66 - 70 4 47 94% 71 - 75 3 50 100% 8Tutorial : Cara Membuat Tabel Distribusi Frekuensi Dengan Ms. Excel 9 Cara Menghitung Persentase Kumulatif Di Excel - Artefakt Miniatures Pada artikel kali ini saya akan share Info berkenaan statistika dan penelitian: Cara Menghitung Modus Data Tabel Distribusi, Info ini dikumpulkan dari beragam sumber jadi mohon maaf jikalau informasinya Cara Menghitung Frekuensi Tutorial Menghitung - Cara Menghitung Frekuensi Kumulatif. Mungkin sebagian orang pernah mendengar kata-kata ini dalam pelajaran matematika sekolah menengah atas atau dunia perkuliahan. Jadi apa sih yang dimaksud dengan frekuensi kumulatif itu?Distribusi frekuensi adalah salah satu cara untuk menyusun, mengatur, atau meringkas data. Distribusi mempunyai arti untuk menyalurkan, dan membagikan. Jasi distribusi frekuensi dapat diartikan sebagai penyaluran frekuensi, dan pembagian artinya keseringan, atau kekerapan. Dalam ilmu statistika frekuensi mempunyai arti sebagai berapa kali sebuah variabel yang dilambangkan dengan angka, berulang kali dalam data karena itu, distribusi frekuensi adalah salah satu cara untuk menggambarkan, dan menyajikan antara. Distribusi frekuensi adalah pengenalan pertama sebelum memahami cara menghitung frekuensi ada data yang diperoleh dari sebuah penelitia yang masih berupa data acak, dapat dibuat menjadi data berkelompok lho! Data berkelompok adalah data yang telah disusun ke dalamm beberapa kelas tertentu. Data yang memuat data berkelompok disebut distribusi frekuensi atau tabel frekuensi. Distribusi Frekuensi KumulatifSebelum mengetahui cara menghitung frekuensi kumulatif, kita harus memahami distribusi frekuensi kumulatif. Jadi distribusi frekuensi kumulatif atau disingkat fkum adalah distribusi yang nilai frekuensinya F. Data tersebut diperoleh dengan cara menjumlahkan frekuensi Distribusi kumulatif dapat dibagi menjadi 2 yaitu distribusi kumulatif ā€œkurang dariā€ dan distribusi kumulatif ā€œlebih dariā€.Cara Menyusun Tabel Distribusi FrekuensiHal pertama yang harus kita lakukan dalam menyusun tabel distribusi adalah mengurutkan data dari nilai yang paling kecil. Kemudian menentukan range atau batas yang dapat kita dapatkan dari rumus Range = nilai maksimum - nilai minimumLangkah selanjutnya untuk memahami cara menghitung frekuensi kumulatif adalah menentukan banyak kelas yang diinginkan diantara 5-20 kelas, Tetapi hal tersebut juga tergantung dengan banyak datanya, semakin banyak data, semakin banyak kelasnya. Setelah panjang kelas ketemu, maka nilai ujung kelas interval yang pertama tabel frekuensi kumulatif ā€œkurang dariā€ Nilai Frekuensi mutlak Frekuensi Kumulatif Kurang dari 45 1 0 Kurang dari 52 2 1 Kurang dari 59 17 3 Kurang dari 66 3 20 Kurang dari 73 10 23 Kurang dari 80 7 33 Kurang dari 87 - 40 Ketentuan Distibusi Kumulatif ā€œKurang dariā€ Pada data ini, untuk menentukan nilai digunakan nilai ujung bawah kelas. Penentuan dari frekuensi kumulatif dapat dilihat dari frekuensi pada tabel distribusi frekuensi mutlak lain yang diakumulasikan sesuai denngan kategori dari distribusi frekuensi kumulatif. Terdapat penambahan satu kelas kurang dari 87, karena nilai datar terbesar adalah 85, sedangkan data terkecil adalah 45. Untuk distribusi frekuensi kumulatif ā€œLebih dariā€ contohnya Nilai Frekuensi mutlak Frekuensi Kumulatif 45 atau lebih 1 40 52 atau lebih 2 39 59 atau lebih 17 37 66 atau lebih 3 20 73 atau lebih 10 17 80 atau lebih 7 7 87 atau lebih - 0 Ketentuan Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif ā€œLebih dariā€Pada prinsipnya ketentuannya tidak jauh berbeda dengan frekuensi kumulatif ā€œkurang dariā€, hanya saja pada tabel ini kita harus mencari nilai ā€œlebih dariā€ sehingga kita hanya tinggal mencari frekuensi kumulatifnya dengan melihat dari cara menghitung frekuensi kumulatif. Alasan dibentuknya Distribusi FrekuensiAlasan pertama adalah kumpulan data yang dapat diringkas. Kemudian kita dapat memperoleh beberapa gambaran tentang karakteristik data. Kemudian dasar pembuatan grafik tingkat lanjut seperti Histogram. Di zaman sekarang, dengan bantuan teknologi, muncullah software yang bisa digunakan untuk cara menghitung frekuensi kumulatif, dan membuat tabel distribusi frekuensi secara otomatis. Tetapi tetap saja dibutuhkan manusia untuk mengolah distribusi frekuensi secara cara menghitung frekuensi kumulatif. Semoga bisa bermanfaat untuk semua orang. .
  • epn3hai7zj.pages.dev/486
  • epn3hai7zj.pages.dev/461
  • epn3hai7zj.pages.dev/352
  • epn3hai7zj.pages.dev/80
  • epn3hai7zj.pages.dev/497
  • epn3hai7zj.pages.dev/205
  • epn3hai7zj.pages.dev/147
  • epn3hai7zj.pages.dev/349
  • cara membuat tabel distribusi frekuensi kumulatif