Macammacam PARTIKEL pada Kalimat Bahasa Jepangsumber. Partikel bahasa Jepang menandai adanya hubungan antara kata yang satu dengan kata yang lain. Apa aja sih Partikel yang dimaksud? (Saya makan di ruang makan) 2. Partikel E. Arti dari partikel E adalah ke. E digunakan untuk menunjukkan arah/tujuan. Contoh: Watashi wa ginkou e ikimasu
Materi Bahasa Jepang SMA Kelas XIMateri SMA Kelas X & XI Makan dan minum adalah kegiatan manusia yang paling dasar yang dilakukan oleh warga negara mana saja, dari golongan mana saja, generasi apa saja, dan pemeluk agama apa saja. Oleh karena itu, komunikasi lewat makan akan bisa menjembatani hubungan antara warga negara yang berbeda dengan tema yang bisa dinikmati bersama-sama. Nah, kali ini kita akan mempelajari berbagai ekspresi seputar “makan” dan “minum” biar kalian bisa berkomunikasi dengan orang Jepang. Kuuuy. Contents1. Kosakata Makanan dan Minuman2. Menyatakan “Makan” dan “Minum” dalam Kalimat Bahasa Masa Sekarang dan Masa Masa Lampau3. Mengajak Makan atau Minum Bersama dalam Bahasa Pola Contoh Kalimat4. Menanyakan untuk Mengajak Makan atau Pola Contoh Kalimat5. Menyatakan Ingin Makan atau Minum dalam Bahasa Pola Contoh Kalimat6. Menyatakan Tidak Bisa Makan atau Minum dalam Bahasa Pola Contoh Kalimat7. Menanyakan Pengalaman Makan dan Pola Contoh Kalimat8. Menanyakan “Sudah Makan” atau “Sudah Minum” Pola Contoh Kalimat9. Kolum😃 Ucapan “Sudah makan?” untuk Masyarakat Indonesia dan Jepang Kosakata Makanan dan Minuman たべもの tabemono = makananりょうり ryouri = masakanあさごはん asa-gohan = sarapanひるごはん hiru-gohan = makanan siangばんごはん ban-gohan = makanan malamラーメン raamen = ramenパン pan = rotiごはん gohan = nasi / makananおかし okashi = kueとりにく tori-niku = daging ayamぎゅうにく gyuu-niku = daging sapiぶたにく buta-niku = daging babiやさい yasai = sayur-sayuranくだもの kudanomo = buah-buahan のみもの nomimono = minumanコーヒー koohii = kopiこうちゃ koucha = tehおちゃ ocha = teh hujauぎゅうにゅう gyuunyuu = susu ☆Nama Makanan dan Minuman yang Super Lengkap Dapat Anda Baca di Bawah 🙂 Menyatakan “Makan” dan “Minum” dalam Kalimat Bahasa Jepang Masa Sekarang dan Masa Depan Pola Kalimat KBmakananを たべます。KBmakanan o tabe-masu.Akan makan KBmakanan. KBminumanを のみます。KBminuman o nomi-masu.Akan minum KBminuman. KB = Kata Benda Penjelasan Pola kalimat di atas digunakan untuk menyatakan “makan KBmakanan” dan “minum KBminuman” atau “akan makan KBmakanan” dan “akan minum KBminuman”. Masukkanlah nama makanan / minuman ke “KB” dalam pola kaimat “KB o {tabe-masu / nomi-masu} untuk menyatakan “{makan / minum} KB”. “O” di belakang KB menunjukkan KB tersebut sebagai objek yang dimakan atau diminum oleh subjek. Contoh Kalimat テンペをたべます。Tempe o tabe-masu.Akan makan tempe. みずをのみます。Mizu o nomi-masu.Akan minum air. まいあさ、コーヒーをのみます。Maiasa, koohii o hari minum kopi. まいにち、くすりをのみます。Mainichi kusuri o hari minum obat. あした、ラーメンをたべます。Ashita, raamen o akan makan ramen. こんばん、インドネシアりょうりをたべます。Konban, Indonesia ryoori o ini, akan makan masakan Indonesia. ※Untuk menyatakan kalimat negatif, gunakanlah bentuk “KK + masen”. Penjelasan yang lebih detail dapat Anda baca di bawah. Masa Lampau Pola Kalimat KBmakananを たべました。KBmakanan o KBmakanan [pada masa lampau]. KBminumanを のみました。KBminuman o KBminuman [pada masa lampau]. Penjelasan Pola kalimat di atas digunakan untuk menyatakan “makan KBmakanan” dan “minum KBminuman” pada masa lampau. Perubahan bentuk terjadi pada akhir kata kerja, yaitu tabe-“masu” diubah ke tabe-“mashita” dan nomi-“masu” diubah ke nomi-“mashita”. Pada umumnya, bentuk “mashita” pada akhir kata kerja menunjukkan kegiatan tersebut dilakukan atau terjadi pada masa lampau, sedengkan “masu” digunakan untuk menunjukkan masa depan dan masa sekarang. Contoh Kalimat ナシ・ゴレンをたべました。Nasi goreng o nasi goreng. pada masa lampau きのう、バッソをたべました。Kinou, bakso o makan bakso. せんしゅう、すしをたべました。Senshuu, sushi o lalu, makan sushi. けさ、ぎゅうにゅうをのみました。Kesa, gyuunyuu o tadi minum susu. きのう、くすりをのみました。Kinou, kusuri o minum obat. きょねん、にほんで おさけを のみました。Kyonen, Nihon de osake o lalu, minum sake minuman alkohol khas Jepang di Jepang. ※Untuk menyatakan kalimat negatif lampau, gunakanlah bentuk “KK + masen deshita”. Penjelasan yang lebih, → KLIK Mengajak Makan atau Minum Bersama dalam Bahasa Jepang Pola Kalimat KBmakanan をたべましょう。KBmakanan o kita makan KBmakanan. KBminuman をのみましょう。KBminuman o kita minum KBminuman. Penjelasan Pola kalimat ini digunakan saat pembiara mengajak lawan bicara untuk {makan / minum} bersama-sama. Ubahlah akhiran “masu” dalam “tabe-masu” dan “nomi-masu” ke “mashou” untuk menunjukkan ajakan kepada lawan bicara. Contoh Kalimat やさいをたべましょう。Yasai o kita makan sayur-sayuran. さあ、ばんごはんをたべましょう。Saa, bangohan o mari kita makan sarapan. ぎゅうにゅうをのみましょう。Gyuunyuu o kita minum susu. ワルンでコーヒーをのみましょう。Warung de koohii o kita minum kopi di warung. Menanyakan untuk Mengajak Makan atau Minum Pola Kalimat KBmakananを たべませんか。KBmakanan o tabe-masen kalau kita makan KBmakanan? KBminumanを のみませんか。KBminuman o nomi-masen kalau kita minum KBminuman? Penjelasan Pola kalimat ini digunakan saat pembicara menunjukkan tawaran untuk makan {makan / minum} bersama dengan lawan bicara sekaligus menanyakan maksud lawan bicara. Ubahlah akhiran “masu” dalam “tabe-masu” dan “nomi-masu” ke “masen ka” untuk menanyakan maksud lawan bicara. Contoh Kalimat ランブータンをたべませんか。Ranbuutan o tabe-masen kalau kita makan rambutan? りんごをたべませんか。Ringo o tabe-masen kalau kita makan apel? ここで、コーヒーをのみませんか。Koko de hoohii o nomi masen kalau kita minum kopi di sini?こんばん、ワインをのみませんか。Konban wain o nomi masen kalau kita minum anggur malam ini? Menyatakan Ingin Makan atau Minum dalam Bahasa Jepang Pola Kalimat KBmakananが たべたいです。KBmakanan ga tabe-tai makan KBmakanan. KBminumanが のみたいです。KBminuman ga nomi-tai minum KBminuman. Penjelasan Pola kalimat di atas digunakan untutk menyatakan “ingin {makan / minum} KB”. Ubahlah akhiran “masu” dalam “tabe-masu” dan “nomi-masu” ke “tai desu” untuk menyatakan keinginan pembicara, yaitu ““ingin {makan / minum}”. “Ga” di belakang KB menunjukkan KB tersebut sebagai objek yang diinginkan oleh pembicara. Contoh Kalimat パダンりょうりがたべたいです。Padang-ryouri ga tabe-tai makan masakan Padang. スンダりょうりがたべたいです。Sunda-ryouri ga tabe-tai makan masakan Sunda. にほんのおちゃがのみたいです。Nihon no ocha ga nomi-tai minum teh hijau Jepang. インドネシアのコーヒーがのみたいです。Indonesia no koohii ga nomi-tai minum kopi Indonesia. Menyatakan Tidak Bisa Makan atau Minum dalam Bahasa Jepang Pola Kalimat KBmakananを たべることができません。KBmakanan o taberu koto ga bisa makan KBmakanan. KBminumanを のむことができません。KBminuman o nomu koto ga bisa minum KBminuman. Penjelasan Pola kalimat ini digunakan untuk menyatakan “tidak bisa {minum / makan} sesuatu”. Frasa “koto ga deki-masen” adalah lawan kata dari “koto ga dekimasu” yang menyatakan “kebiasaan”. Contoh Kalimat ぶたにくをたべることができません。Buta-niku o taberu koto ga bisa makan daging babi. ドリアンをたべることができません。Dorian o taberu koto ga bisa makan durian. ビールをのむことができません。Biiru o nomu koto ga bisa minum bir. コーヒーをのむことができません。Koohii o nomu koto ga bisa minum kopi. Penjelasan “koto ga deki-masen” dan ““koto ga deki-masu” yang lebih detail dapat Anda baca di bawah 🙂 Menanyakan Pengalaman Makan dan Minum Pola Kalimat Pertanyaan KBmakananを たべたことがありますか。KBmakanan o tabeta koto ga ari-masu pernah makan KBmakanan? KBminumanを のんだことがありますか。KBminuman o nonda koto ga ari-masu pernah minum KBminuman? Jawaban はい、あります。 / いいえ、ありません。Hai, ari-masu. / Iie, pernah. / Belum, belum pernah. Penjelasan Pola kalimat “KB o {tabeta / nonda} koto ga ari-masu ka” digunakan untuk menanyakan pengalaman {makan / minum}. Jawannya cukup “hai, ari-masu” atau “iie, ari-masen” saja. Contoh Kalimat すしをたべたことがありますか。Sushi o tabeta koto ga ari-masu pernah makan sushi? はい、あります。Hai, pernah. インドネシアのくだものをたべたことがありますか。Indonesia no kudamono o tabeta koto ga ari-masu pernah makan buah-buahan Indonesia? いいえ、ありません。Iie, belum pernah. ルアック・コーヒーをのんだことがありますか。Ruak koohii o nonda koto ga ari-masu pernah minum kopi ruak? はい、あります。バリとうでのみました。Hai, ari-masu. Bali-tou de pernah. Minum di pulau Bali. pada masa lampau インドネシアのビールをのんだことがありますか。Indonesia no biiru o nonda koto ga ari-masu pernah minum bir Indonesia? いいえ、ありません。Iie, belum pernah. Penjelasan “koto ga ari-masu” yang lebih detail dapat Anda baca di bawah 🙂 Menanyakan “Sudah Makan” atau “Sudah Minum” Pola Kalimat Pertanyaan KBmakanan はたべましたか。KBmakanan o tabe-mashita makan KBmakanan? KBmakanan はのみましたか。KBmakanan o nomi-mashita minum KBminuman? Jawaban はい、{たべました/のみました}。Hai, {tabe-mashita / nomi-mashita}.Ya, sudah {makan / minum}. いいえ、まだ {たべていません/のんでいません}。ie, mada {tabete i-masen / nonde i-masen}.Belum, belum {makan / minum}. Penjelasan Kalimat tanya “KB wa {tabe-mashita / nomi-mashita} ka” digunakan untuk menanyakan “sudah {makan / minum} KB atau belum?”. Sedangkan, “hai, {tabe-mashita / nomi-mashita}” dan “iie, mada {tabete i-masen / nonde i-masen} digunakan untuk menjawab dari pertanyaan “sudah {makan / minum}?” Contoh Kalimat あさごはんはたべましたか。Asa-gohan wa tabe-mashita sudah makan sarapan? はい、たべました。Hai, sudah makan. ひるごはんはたべましたか。Hiru-gohan wa tabe-mashita sudah makan masakan siang? いいえ、まだたべていません。Iie, mada tabete belum makan. いっしょにたべませんか。Issho ni tabe-masen kalau kita makan bersama. いいですね。Ii desu ya. くすりはのみましたか。Kusuri wa nomi-mashita sudah minum obat? はい、のみました。/ いいえ、まだのんでいません。Hai, nomi-mashita. / Iie, mada nonde sudah minum. / Belum, belum minum. Cara Menyatakan Rasa Makanan dan Minuman Dapat Anda baca di bawah 🙂 Kolum😃 Ucapan “Sudah makan?” untuk Masyarakat Indonesia dan Jepang Saya terkadang mendengar frasa “tabe mashita ka?” dari orang Indonesia yang sudah sedikit tahu bahasa Jepang. Secara harfiah, memang kalimat “sudah makan?” dalam bahasa Indonesia dapat dierjemahkan seperti “tabe-mashita ka?” dalam bahasa Jepang. Namun, sebenarnya makna atau penggunaan “tabe-mashita ka?” dalam bahasa Jepang sedikit berbeda kalau dibandingkan dengan “sudah makan?” dalam bahasa Indonesia. Sefeeling saya, frasa “sudah makan?” di Indonesia sudah menjadi seperi sapaan atau salam pertemuan, dan “sudah makan” sebagai ucapan kebiasaan sering diucapkan saat bertemu dengan orang lain. Namun, pada umumnya, orang Jepang tidak razim mengucapkan “tabe mashita ka” pada saat bertemu dengan orang lain kecuali pembicara benar-benar ingin sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan “makan”. Jadi, sebaiknya tidak usah mengucapkan “tabe mashita ka” kepada orang Jepang kecuali saat ingin menanyakan “sudah makan atau tidaknya” untuk tujuan tertentu seperti ingin mengajak lawan bicara untuk makan bersama, atau atasan mengizinkan bawahannya mengambil jam istirahat makan, dsb. 😃😃😃| Итвоբесвиσ ихр ዶу | Υሞарቯψ фኪዐоφен |
|---|---|
| Ճሁще ቻ | Хеአωቃоና ջукεςиц |
| Охузо аμ | ጭፖ ፃዕ ቴգоሂежи |
| Ипсуհաτац ጌፄеви асըснուц | Օврիтуփոֆ у ጰኤс |
Dalamkamus bahasa Jepang dijelaskan bahwa kanshoku sebagai kata kerja menunjukkan kegiatan "makan" sesuatu di luar waktu makan, atau di antara waktu makan yang tetap. Dalam bahasa Indonesia bisa diartikan "mencamil" dan "mengudap", atau bahasa kasualnya "ngemil" dan "nyemil".
Beautiful, refined and reverent best describe Japan's approach to food Washoku, traditional Japanese cuisine, was added to the UNESCO Intangible Cultural Heritage List in December 2013. This well-deserved recognition honors the respect and appreciation of the season, and the beauty of the ingredients, with which Japanese dishes are prepared. This attention to detail extends to the service ware they are presented on. From the lofty heights of kaiseki to a small inn's breakfast, washoku is a feast for the is Japanese cuisine? Freshly caught fish served as sashimi or sushi, chewy udon noodles or multi-course kaiseki cuisine served at exclusive restaurants all share some defining characteristics, binding them together in the Japanese culinary tradition. The use of fresh, seasonal ingredients is the first major factor. Another feature is the use of dashi, a broth made from ingredients rich in umami, such as bonito, kelp or boiled dried fish. This umami gives a richness and depth of flavor to tie together the other flavors of sweet, sour, salt and manners Japanese table etiquette is originally based on the guests showing appreciation for the efforts taken by the hosts. It is a true form of the “omotenashi” mentality shared in Japanese culture. By taking steps above and beyond what is expected, both the host and the guest are able to have a memorable and don'ts Do feel free to slurp your noodles. Do try your best to finish all your meal. Do bring the serving dishes to your mouth, not vice-versa. Do break food into manageable pieces before bringing it to your mouth. Don't disregard how food is served Don't disassemble a dish or eat from the bottom to the top Don't put your elbows on the table. Don't eat directly from the communal platter first take some and put it on your own smaller plate, then enjoy The basic structure of washoku With a focus on balance, Japanese cuisine is based around bringing out the most flavor from ingredients rather than adding heavy sauces. The basic meal consists of soup, several side dishes and a bowl of steamed rice. The soup is often a clear soup with fish or chicken or miso, and the sides can be any variety of fresh, seasonal ingredients. Also worth noting is the placement of the dishes. Front left, in the spot reserved for the most important item, is the rice. Behind you'll find the sides, and finally the soup in the front right. How to use chopsticks It may seem like a daunting task to the uninitiated, but chopsticks are quite simple to use. A little practice will go a long way in making your meal time a much more comfortable experience. Start by resting one chopstick between the base of your thumb and the tip of your ring finger. For the second chopstick, imagine you're holding a pencil between your thumb, index and middle fingers. Only the top chopstick should move when picking up food. Now you can move it around and will be able to grab even the smallest objects. Practice a little by picking up any and everything, and then go out and enjoy your newfound don'ts While they're simple to use, there are some common faux pas you should try and avoid when using chopsticks. Don't use them like a spoon, or a knife and a fork. Try not to stab things either — they're not for skewering foods. Holding them together in one hand is also frowned upon, as is pointing with them. Don't use them to pull plates and bowls around the table either. The two biggest no-no's of chopstick use are sticking them vertically in your bowl of rice and passing food from chopsticks to chopsticks. Pouring drinks Hold the bottle, label facing up, with your right hand and support it with your left hand on the base. Pour for others but don't pour for yourself—let someone else do it for you. If someone is filling up your drink, the polite thing to do is hold and slightly tilt your glass. Unlike food, it is perfectly acceptable to not finish your drink. An empty glass is a glass that needs refilling, so if you're not looking for refills, just leave your glass full. * The information on this page may be subject to change due to COVID-19. 15Nama Kendaraan dalam Bahasa Jepang, Mobil Biasa Disebut Kuruma! Yuk, belajar Bahasa Jepang! Secara harfiah, kendaraan merupakan alat transportasi yang biasa digunakan oleh manusia untuk pergi dari satu tempat ke tempat yang lain. Jenis kendaraan pun sangat beragam. Mulai dari mobil, motor, kereta, hingga helikopter. kerja di restoran Jepang, pelayanan tamuBahasa Jepang untuk Kerja, pelayanan tamu Tamu reservasi adalah bukan tamu “walk in” yang kebetulan masuk ke sembarang restoran. Mereka membuat reservasi restoran untuk menikmati waktu istimewa bersama orang-orang yang penting baginya seperti sahabat, keluarga, rekan bisnis, atau kekasihnya di restoran yang dapat dipercaya yang sengaja dipilihnya dengan penuh harapan. Dengan kata lain, pihak restoran telah mendapat kepercayaan dan harapan dari tamu sebelumnya sehingga pihak restoran juga wajib membalas kesetiaan kepada tamu resarvasi tersebut. Kali ini kita akan mempelajari bagaimana cara untuk menyambut tamu reservasi di restoran pas saat tamu masuk ke ruang restoran. Contents1. Di Di Salon2. Cara Menyambut Kedatangan Tamu Benar atau Salah?3. Cara Menanyakan Nama Benar atau Salah? Percakapan Di Restoran pelayanいらっしゃいませ。 datang. tamuすみません。昨日きのう、予約よやくしたアグスですが。Sumimasen. Kinoo, yoyaku-shita Agus desu Saya Agus yang sudah memesan reservasi kemarin. pelayanアグス様さまですね。お待まちしておりました。Agus-sama desu ne. O-machi Agus ya. Kami sudah menunggu kedatangan Bapak dengan senang hati. pelayanお席せきへご案内あんないいたします。こちらへどうぞ。O-seki e go-an’nai itashi-masu. Kochira e mengantarkan Bapak ke tempat duduk. Mari, silakan ke sini. Di Salon pelayanいらっしゃいませ。 datang. tamuすみません。昨日きのう、予約よやくしたんですが。Sumimasen. Kinoo, yoyaku-shita'n desu Saya sudah memesan reservasi kemarin. pelayanお名前なまえをお伺うかがいしてもよろしいでしょうか。O-namae o choodai shite mo yoroshii deshoo saya tanya nama Anda. tamuデウィです。Dewi Dewi. pelayanデウィ様さまですね。お待まちしておりました。Dewi-sama desu ne. O-machi Dewi ya. Kami sudah menunggu kedatangan Bapak dengan senang hati. Cara Menyambut Kedatangan Tamu Reservasi Ungkapan [Nama]様ですね。お待ちしておりました。[Nama] sama desu ne. O-machi-shite ori-mashita.[Nama] ya. Kami sudah menunggu kedatangannya dengan senang hati. Penjelasan Sebagai etika, kita harus mengekspresikan rasa terima kasih semaksimal mungkin kepada tamu reservasi karena mereka sengaja memilih datang ke restoran yang dikunjunginya dari antara restoran restoran yang lain. Petama, sebutkanlah nama tamu reservasi tersebut dengan akhiran “-sama” biar tamu tersebut cepat mengetahui namanya telah terdaftar dan restoran sudah siap untuk menyediakan hidangannya. Maklum, mungkin tamu juga khawatir apa memang reservasinya telah diterima atas namanya dengan baik atau tidak. Penyebutan nama tamu akan membuat tamu tersebut cepat merasa lega. Kemudian, samapikanlah perasaan pihak restoran yang senang menyambut kedatangan tamu dengan ucapan “o-machi-shite ori-mashita” yang menyatakan “kami sudah menunggu kedatangannya dengan senang hati” secara sopan. Tambahan saja, tamu reservasi di restoran sama seperti klien yang telah mengontrak janji bisnis dalam usaha bisnis. Cara ucapan menyambut tamu reservasi di restoran ini dapat diterapkan juga ke setiap situasi seperti saat melayani tamu di hotel, menyambut tamu di kantor, dsb dalam kegiatan bisnisi atau kerja. Benar atau Salah? Salah! × いらっしゃいませ。Tidak menyebutkan nama tamu reservasi 😥× Irasshai datang. Benar! ✓ いらっしゃいませ。 🙂 ✓ datang. ✓ [Nama]様さまですね。お待まちしておりました。 🙂✓ [Nama] sama desu ne. Omachi shite ori-mashita.[Nama] ya. Kami sudah menunggu kedatangannya dengan senang. Jangan hanya mengucapkan “irasshai mase selamat datang” saja saat tamu reservasi masuk ke ruang resoran. Itu dianggap kurang sopan. Sebutkanlah “nama tamu + sama” biar tamu meyakinkan reservasinya telah diterima atas namanya dengan baik, lalu sampaikanlah rasa gembira terhadap kedatangan tamu secara sopan dengan ucapan “o-machi-shite ori-mashita”. Cara Menanyakan Nama Tamu Ungkapan お名前をお伺いしてもよろしいでしょうか。O-namae o oukagai shite mo yoroshii deshoo saya tanya nama Anda. Penjelasan “O-namae o oukagai shite mo yoroshii deshoo ka” digunakan saat pembicara meminta izin untuk menanyakan nama lawan bicara secara sopan. Sebenarnya, menanyakan nama orang itu suatu hal yang sangat pribadi dan sensitif sehingga seharusnya menanyakan nama orang itu harus dilakukan dengan ekspresi yang paling sopan khususnya dalam dunia bisnis atau kerja. Benar atau Salah? Salah! × 名前は何ですか。😥 × Namae wa nan desu namanya. × お名前をちょうだいしてもよろしいでしょうか。😥 × O-namae o choodai shitemo yoroshii deshoo saya mendapatkan nama Anda. Benar! ✔ お名前なまえをお伺うかがいしてもよろしいでしょうか。🙂✔ O-namae o choodai shite mo yoroshii deshoo saya tanya nama Anda? Pertanyaan “namae wa nan desu ka” tidak tepat untuk menanyakan nama lawan bicara karena dianggap tidak sopan khususnya dalam kegiatan bisnis atau kerja. Sedangkan, “o-namae o choodai shite mo yoroshii deshoo ka” terdengar sepeti bahasa hormat dan terkadang orang Jepang yang kurang dapat berbahasa hormat juga menggunakan pertanyaan ini tetapi ternyata ungkapan ini juga keliru sebagai pertanyaan untuk menanyakan nama orang. Pada dasarnya, kata “choodai suru” adalah bahasa hormat merendahkan diri dari “morau” yang memiliki makna “menerima” atau “mendapat” sehingga “o-namae o choodai shite mo yoroshii deshoo ka” dapat diterjemahkan seperti “boleh saya mendapatkan nama Anda?”. Nama orang itu tidak dapat serah terimah seperti barang. Kata “o-ukagai suru” adalah bahasa hormat dari “kiku” yang berarti “bertanya”. Terjemahanuntuk 'ruang makan siang' dalam kamus bahasa Inggris gratis dan banyak terjemahan bahasa Inggris lainnya. bab.la - Online dictionaries, vocabulary, bahasa-jepang Bahasa Jepang; bahasa-jerman Bahasa Jerman; bahasa-korea Bahasa Korea; latvian Bahasa Latvia; malay Bahasa Melayu; Beberapa diantara kita mungkin sudah sering melihat bentuk-bentuk rumah di jepang melalui serial-serial kartun atau film yang ditayangkan di televisi. Salah satu hal yang mungkin paling kita ingat dari rumah Jepang adalah pada tempat melepas alas kaki dan ruangan serbagunanya, yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Pada faktanya, Rumah tradisional Jepang terbagi menjadi beberapa ruangan utama, diantaranya Area pintu masuk Genka, Ruang serba guna Washitsu, Dapur, dan Toilet Washiki. Area pintu masuk di rumah Jepang disebut Genkan. Tempat ini juga biasanya menjadi tempat orang melepas alas kakinya. Di Jepang, menggunakan alas kaki dalam rumah diperbolehkan asalkan digunakan khusus dalam rumah. Lantai rumah biasanya dibangun setingkat lebih tinggi dari Genkan. Washitsu atau ruang serbaguna, adalah ruangan yang beralaskan tatami sejenis alas berbentuk tikar yang berpetak-petak. Dalam 1 rumah, biasanya tersedia beberapa washitsu dengan 1 washitsu utama. Ruangan ini bisa digunakan sebagai ruang tamu, ruang makan, ruang belajar, atau bahkan kamar tidur. Di salah satu sisi ruangan biasanya ditempatkan sebuah Oshiire lemari portable yang disunakan sebagai ruang penyimpanan. Untuk membentuk sekat pada tiap ruangan, digunakan Fusuma dan Shoji. Fusuma adalah sebuah panel berbentuk persegi panjang yang dipasang vertikal pada rel kayu. Fusuma dapat dibuka dan ditutup dengan cara didorong. Shoji juga bentuknya tidak jauh berbeda, hanya saja Shoji dapat ditembus oleh cahaya, sedangankan Fusuma tidak dapat ditembus oleh cahaya. Dapur di rumah tradisional Jepang terbagi menjadi 2 tipe. Tipe yang pertama menggunakan tungku di atas tanah, sedangkan yang kedua menggunakan tungku yang digantung. Kedua tungku ini sama-sama memanfaatkan kayu bakar. Sedangkan untuk kamar mandi, rumah tradisional jepang kebanyakan tidak memiliki kamar mandi pribadi karena mereka menggunakan kamar mandi umum Sento secara bersama pada satu daerah. Meski bersama-sama, tetap dibedakan antara kamar mandi pria dan wanita. Washiki atau toilet tradisional Jepang berbentuk kloset jongkok yang terbuat dari porselen. Bentuknya berkebalikan dengan kebanyakan toilet jongkok di Indonesia. Di Jepang toilet menghadap ke dinding, sedangkan di Indonesia hadapnya membelakangi tembok. Kloset jongkok ini terbagi menjadi 2, takni yang berada di permukaan lantai dan yang berada di atas lantai yang ditinggikan sekitar 30 cm dari permukaan lantai. *fnsyc HotelYugaf Inn Bise, Motobu-cho: 209 Lihat ulasan wisatawan, 325 foto asli, dan penawaran menarik untuk Hotel Yugaf Inn Bise, yang diberi peringkat #6 dari 11 hotels hotel di Motobu-cho dan yang diberi peringkat 3,5 dari 5 di Tripadvisor